Hamdan Sukri
Jumat, 25 Maret 2022
Jumat, 11 Maret 2022
Pengertian dan Peranan Media Teknologi Dalam Dunia Pendidikan Dasar
Pentingnya Teknologi Untuk Pendidikan
Meningkatnya teknologi di era globalisasi yang serba modern ini bisa kita terapkan pada dunia pendidikan sebagai fasilitas lebih dan serba canggih untuk memperlancar proses pembelajaran yang disampaikan. Disini pentingnya teknologi untuk selalu diikuti perkembangannya.
Penggunaan teknologi terbukti dapat meningkatkan minat belajar anak karena tampilan yang lebih menarik sehingga akan terhindar dari rasa jenuh selama mengikuti pelajaran. Seperti di Indonesia yang sebagian besar sekolah masih belum menggunakan teknologi dalam pendidikan.
Jika Anda ingin mengetahui betapa pentingnya teknologi untuk berlangsungnya pendidikan, terutama di Indonesia, maka Anda saat ini berada dalam halaman website yang tepat.
Kami akan memberikan informasi lebih lengkap mengenai kelebihan dari penerapan teknologi dalam dunia pendidikan. Berikut adalah penjelasan selengkapnya.
TEKNOLOGI DALAM PEMBELAJARAN
Makna dari teknologi pembelajaran merupakan aplikasi atau media yang telah dirancang secara modern dan dimanfaatkan sebagai teori dan praktik dalam pembelajaran, sebagai sumber belajar. Saat ini teknologi yang sudah bayak digunakan dalam dunia pendidikan adalah teknologi Informasi.
Adanya informasi yang digunakan untuk media pembelajaran dapat berdampak positif bagi para siswa, yaitu mereka bisa lebih mudah dalam mencari informasi yang diperlukan selama proses pembelajaran. Media yang bisa digunakan adalah dengan menyediakan komputer dan Internet di tiap-tiap sekolah.
MANFAAT TEKNOLOGI DALAM DUNIA PENDIDIKAN
1. MENAMBAH INFORMASI
2. MENINGKATKAN KEMAMPUAN BELAJAR
Hal ini terjadi karena informasi yang ada di Internet lebih update sehingga para siswa bisa dengan mudah mengakses informasi-informasi baru yang diperlukan, di bawah pengawasan guru.
3. MEMUDAHKAN AKSES BELAJAR
Proses pembelajaran dapat dipemudah dengan adanya teknologi dalam pendidikan. Misalkan guru dapat memberikan materi atau tugas belajar melalui email sehingga peserta didik bisa segera menyelesaikan dan mengumpukan tugas tersebut.
4. MATERI LEBIH MENARIK
Penggunaan teknologi dalam pendidikan dapat membuat peserta didik lebih nyaman dan tidak terkesan jenuh atau monoton. Karena penyampaian informasi melalui teknologi cangging terlihat lebih variatif dan modern.
5. MENINGKATKAN MINAT BELAJAR
Informasi dan pengetahuan yang lebih lengkap serta akses yang mudah didapatkan dapat membuat siswa lebih minat dalam melaksanakan pembelajaran.
Penggunaan teknologi dalam pendidikan memang memiliki beberapa manfaat untuk kelangsungan pembelajaran. Namun, di sisi lain Anda harus tetap mengawasi anak-anak saat memanfaatkan teknologi. Karena mudahnya informasi yang mudah diakses di teknologi, tidak hanya informasi positif, tetapi juga informasi yang negatif.
SUMBER: https://stiaprima.ac.id/syscontent/quick_content/c81e728d9d4c2f636f067f89cc14862c
Kamis, 20 Mei 2021
Dampak Negatif Teknologi Bagi Generasi Muda Islam
A. Definisi Dampak Negatif
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia Dampak negatif adalah pengaruh kuat yang mendatangkan akibat negatif.
B. Definisi Teknologi
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia tenologi merupakan suatu metode ilmiah yang digunakan untuk mencapai tujuan praktis, dan merupakan salah satu ilmu pngetahuan terapan.Selain itu teknologi juga merupakan keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia.
C. Definisi Generasi Muda Islam
1. Generasi Muda
Menurut Prof. Dr. H. Endang Sumantri, M. Ed. Dkk; Generasi muda dalam pengertian umum adalah golongan manusia yang berusia 0 35 tahun.
2. Islam
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia edisi ketiga Islam secara bahasa adalah Agama yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW berpedoman kitab suci Al Quran yang diturunkan kedunia melalui wahyu Allah SWT.
Adapun islam menurut Abdullah;2006 secara istilah adalah Mengacuh pada agama yang bersumber pada wahyu yang datang dari Allah SWT, bukan berasal dari manusia.
Jadi dari dua definisi diatas dapat disimpulkan bahwa generasi muda islam adalah golongan manusia yang berusia 0 35 tahun dengan keyakinan atau kepercayaan agama islam.
D. Dampak Negatif Teknologi Terhadap Generasi Muda Islam
Teknologi mememiliki dua sisi yang sama tajam seperti belati yang mempunyai efek yang sama tergantung dari sisi mana yang dipilih. Sisi tersebut yaitu sisi positif (baik) dan sisi negatif (buruk).
Sisi yang positif akan berdampak baik sedangkan sisi negatif akan berdampak buruk. Baik bagi sipelaku bisa jadi juga berdampak kepada yang lain.
Adapun dampak negatif dari teknologi bagi generasi muda islam, yaitu:
a. Overload Information
Semakin canggih teknologi semakin memudahkan manusia menjalankan atau memenuhi kebutuhan hidupannya karena dibantu teknologi. Termasuk para generasi muda khususnya generasi muda islam. misalnya dalam hal mendapatkan informasi atau ilmu pengetahuan.
Informasi atau ilmu pengetahuan adalah salah satu kebutuhan yang mesti dipenuhi oleh generasi muda terutama para penuntut ilmu. Dengan Adanya teknologi semua itu bukanlah menjadi masalah. akan tetapi ada masalah yang ditimbulkan oleh kecanggihan teknologi yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan yaitu Overload Information yaitu Kelebihan informasi atau banjir informasi.
Overload informasi berdampak pada pola pikir penuntut ilmu (generasi muda islam). Karena banyaknya informasi yang didapatkan akhirnya menyebabkan penuntut ilmu pusing dan bingung karena banyaknya informasi walaupun tidak semua para penuntut ilmu dipusingkan oleh masalah ini.
b. Menjadikan Teknologi Sebagai "ILAH"
Teknologi mempunyai banyak manfaat tetapi juga bisa menimbulkan mudhorat. Selain Overload information dampak negatif teknologi selanjutnya yaitu: dia dijadikan ilah oleh manusia khususnya generasi muda.
Ilah berasal dari bahasa arab yaitu aliha (yang menentramkan) yang bermakna sakana ilaihi (tentram kepadanya), istajaaro bihi (merasa terlindungi olehnya), isytaaqo ilaihi (rindu kepadanya), wuli'a bihi (cinta atau cenderung kepadanya). Yang akan berdampak kamaalul mahabbah bihi (sangat mencintainya), kamaalu attadzalluli bihi (sangat merendahkan diri kepadanya, kamaalu al khudhuu 'i (sangat tunduk dan patuh kepadanya).
Sungguh besar dampaknya jika teknologi sudah dijadikan Ilah oleh generasi muda. mereka akan ketergantungan terhadap teknologi tersebut dan tentu saja akan menimbulkan perasaan sedih kepada orangtua atau keluarga juga guru mereka. apabila sudah dijadilah Ilah oleh mereka maka akan susah untuk merubahnya. na'udzubillahi min dzalik.
E. Solusi atau Pemecahan Permasalahan
Adapun solusi dari permasalahan tersebut yaitu:
a. Orangtua harus berperan penting untuk menjadi sahabat bagi anak dalam rangka mengarahkan atau memantau kegiatan belajar atau proses menuntut ilmu (walaupun terkadang mereka merasa atau mengganggap diri mereka sudah besar atau dewasa. Jika orangtua tidak memiliki kemampuan itu hendaknya mencarikan anak mentor untuk membimbing sang anak dalam menggali informasi atau menuntut ilmu. Supaya sang anak lebih terarah dan memiliki kompetensi.
b. Mensosialisaikan dan menginternalisasikan nilai-nilai positif dan negatif secara berkesinambungan kepada generasi muda agar supaya bisa memilih dan memilah antara yang baik dengan yang kurang baik
Referensi
Abdullah ,M. Yatimin. Studi Islam Komtemporer. AMZAH. Jakarta 2006 hal 7
Dewan Redaksi. Kamus Besar Bahasa Indonesia edisi ketiga. Pusat bahasa Dep. Pendidikan Nasional. Jakarta. 2001 hal 444
Maulana, Rizky. Putri Amelia. Kamus Pelajar Bahasa Indonesia. Penerbit; Lima Bintang
Sumantri , Endang. PKNI4312-Modul 1
Yunus, Mahmud. 1989. Kamus Arab Indonesia. Penerbit; Hidakarya Agung